Sehbais menyusuri kecamatan Kroya, kami berenam menuju beach ridge terbesar dari 10 yang ada. Melalui jalan yang belum pernah kita lalui, memotong beberapa beach ridge dari Utara ke Selatan menuju pantai Selatan.
Banyak perubahan yang terjadi dari BR yang tinggi 18 meter, tinggal 14 meter, atau bahakna telah berubah menjadi pemukiman atau tergerus menjadi sawa. Sebuah perjalanan geomorfologi yang mengasyikan.
Makan siang di tempat yang sama tetap nikmat dengan sambel nikmat,... akhirnya kami menruakan perjalan hingga tidka sadar sampai ke gunung srandil : lokasi ritual warga keturunan. Banyak cerita tentang gunung hingga 2 presiden bertandang ke tempat ini. Nanti akansaya ceritakan..
http://pariwisata.cilacapkab.go.id/index.php?pilih=hal&id=27
Disamping wisata alam dan budaya juga terdapat wisata spiritual atau religius antara lain di gunung srandil dan selok .
Gunung srandil merupakan salah satu bukit yang ada di Glempangpasir Kecamatan Adipala jarak antara obyek wisata dengan Kota Cilacap 30 Km kearah timurlaut dan relatif mudah ditempuh dengan kendaraan penumpang bus umum jurusan Cilacap-Jatijajar-Kebumen atau kendaraan pribadi karena jalannya sudah beraspal dan dekat dengan jalan lintas selatan-selatan.
Gunung Srandil setiap hari dikunjungi orang untuk berziarah oleh karena tempat tersebut tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar saja tetapi sampai keluar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Bali. dan Sulawesi, maka yang berkunjung tujuannya bermacam-macam. Para peziarah biasanya berkunjung atau bertapa pada Malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada Bulan Syura.
Konon menurut cerita penghuni pertama Gunung Srandil adalah Sultan Mukhriti putra kedua dari Dewi Sari Banon Ratu Sumenep Jawa Timur .
Kedatangan Sultan itu untuk bertapa namun Sultan Mukhriti murca (menghilang) yang ada tinggal petilasannya yang terletak di sebelah timur yang di kenal dengan Embah Gusti Agung Sultan Mukhriti.
Selain itu juga ada legenda rakyat yang pertama bermukim di gunung Srandil adalah dua orang bernama Kunci Sari dan Dana Sari, mereka adalah prajurit Pangeran Diponegoro yang tidak mau menyerah kepada bala tentara Belanda. Mereka melarikan diri ke Gunung Srandil untuk bersembunyi dan meninggal di sini . Makam kedua prajurit tersebut berada di sebelah timur Gunung Srandil dalam satu komplek yang dipagar keliling yang kemudian hari, Kunci Sari dikenal dengan nama Sukma Sejati
Di Gunung Srandil banyak petilasan orang-orang yang dianggap mempunyai kedigdayaan yang linuwih atau kemampuan melebihi orang lain yang dikenal sebagai tokoh- tokoh orang sakti mandraguna. Dari kemampuannya, kesaktiannya itu maka tempat-tempat yang di singgahi dianggap keramat dan disakralkan.
Adapun petilasan-petilasan yang ada di Gunung Srandil adalah Mbah Kanjeng Gusti Agung, Nyai Dewi Tanjung Sekarsari, Kaki semar Tunggul Sabdojati Dayo amongrogo, Juragan Dampo Awang, Kanjeng Gusti Agung Akhmat atau Petilasan Langlang Buwana yang berada diatas bukit dan petilasan Hyang Sukma Sejati
blog ini dipersembahkan untuk almamater tercinta, sebagai media informasi atau pun jalinan persahabatan dengan semua siswa,orang tua, alumni atau masyarakat luas.... dari alumni SMA Negeri 8 Jakarta angkatan 1988, wangsa jaya
Showing posts with label Kuliah Lapang. Show all posts
Showing posts with label Kuliah Lapang. Show all posts
Thursday, April 22, 2010
Wednesday, April 21, 2010
Pantai Widara Payung Cilacap
entah apa yang menyebabkan masyarakat memilih nama ini. Begitu melihat pantai ini yang terpikir cuma satu,… nggak kalah sama senggiigi. Tanah datar hingga berkemiringa kurang dari 2% luas sekali, pantai bersih, tidak ada papan rekalame, jumlah pengunjung yang tidak padat,..benar-benarenak buat melepas lelah menkmati deburan ombak pantai selatan.
Pantai ini pernah diterjang tsunami hingga ketinggian 7 mete, bukti fisiknya tetap terlihat ada bekas bangunan yang jatuh, beton padahal. Jarak bangunan kurang-lebih 100 meter dari pantai. Sebegitu kuatnya tsunami. Dua puluh jiwa hilang saat itu.Pantai ino juga tidak bisa dibilang ama, Empat orang dilaporkan hilang di awal tahun baru. Itu pun sudah terminimalisir dengan adanya bay watch-nya Widara Payung. Anak-anak muda yang rela mempertaruhkan hidupnya di pantai. Say sempat sekitar 30 menit mengobrol dengam mereka. Renang, adalah hobby dan kebutuhan mereka. bahu yang kekar dan tubuh yang berbentuk V, beda benar dengan saya yang U.
Sayangnya memang pantai ini belum tersentuh oleh investor asli daerah Cilacap, jadi warga belum mau melepas semua yang ada di pantai ini. Listrik pun belum ada, sehingga keramaian pantai ini hanya hingga selepas maghrib. Sayang memang. Tentunya hotel pun sulit membangun di wilayah tersebut.
Pantai ini pernah diterjang tsunami hingga ketinggian 7 mete, bukti fisiknya tetap terlihat ada bekas bangunan yang jatuh, beton padahal. Jarak bangunan kurang-lebih 100 meter dari pantai. Sebegitu kuatnya tsunami. Dua puluh jiwa hilang saat itu.Pantai ino juga tidak bisa dibilang ama, Empat orang dilaporkan hilang di awal tahun baru. Itu pun sudah terminimalisir dengan adanya bay watch-nya Widara Payung. Anak-anak muda yang rela mempertaruhkan hidupnya di pantai. Say sempat sekitar 30 menit mengobrol dengam mereka. Renang, adalah hobby dan kebutuhan mereka. bahu yang kekar dan tubuh yang berbentuk V, beda benar dengan saya yang U.
Sayangnya memang pantai ini belum tersentuh oleh investor asli daerah Cilacap, jadi warga belum mau melepas semua yang ada di pantai ini. Listrik pun belum ada, sehingga keramaian pantai ini hanya hingga selepas maghrib. Sayang memang. Tentunya hotel pun sulit membangun di wilayah tersebut.
Label:
cilacap,
geografi magister ui,
Kuliah Lapang,
wangsa jaya
Tuesday, April 20, 2010
Pantai Widara Payung
entah apa yang menyebabkan masyarakat memilih nama ini. Begitu melihat pantai ini yang terpikir cuma satu,... nggak kalah sama senggiigi. Tanah datar hingga berkemiringa kurang dari 2% luas sekali, pantai bersih, tidak ada papan rekalame, jumlah pengunjung yang tidak padat,..benar-benarenak buat melepas lelah menkmati deburan ombak pantai selatan.
Pantai ini pernah diterjang tsunami hingga ketinggian 7 mete, bukti fisiknya tetap terlihat ada bekas bangunan yang jatuh, beton padahal. Jarak bangunan kurang-lebih 100 meter dari pantai. Sebegitu kuatnya tsunami. Dua puluh jiwa hilang saat itu.Pantai ino juga tidak bisa dibilang ama, Empat orang dilaporkan hilang di awal tahun baru. Itu pun sudah terminimalisir dengan adanya bay watch-nya Widara Payung. Anak-anak muda yang rela mempertaruhkan hidupnya di pantai. Say sempat sekitar 30 menit mengobrol dengam mereka. Renang, adalah hobby dan kebutuhan mereka. bahu yang kekar dan tubuh yang berbentuk V, beda benar dengan saya yang U.
Sayangnya memang pantai ini belum tersentuh oleh investor asli daerah Cilacap, jadi warga belum mau melepas semua yang ada di pantai ini. Listrik pun belum ada, sehingga keramaian pantai ini hanya hingga selepas maghrib. Sayang memang. Tentunya hotel pun sulit membangun di wilayah tersebut.
Pantai ini pernah diterjang tsunami hingga ketinggian 7 mete, bukti fisiknya tetap terlihat ada bekas bangunan yang jatuh, beton padahal. Jarak bangunan kurang-lebih 100 meter dari pantai. Sebegitu kuatnya tsunami. Dua puluh jiwa hilang saat itu.Pantai ino juga tidak bisa dibilang ama, Empat orang dilaporkan hilang di awal tahun baru. Itu pun sudah terminimalisir dengan adanya bay watch-nya Widara Payung. Anak-anak muda yang rela mempertaruhkan hidupnya di pantai. Say sempat sekitar 30 menit mengobrol dengam mereka. Renang, adalah hobby dan kebutuhan mereka. bahu yang kekar dan tubuh yang berbentuk V, beda benar dengan saya yang U.
Sayangnya memang pantai ini belum tersentuh oleh investor asli daerah Cilacap, jadi warga belum mau melepas semua yang ada di pantai ini. Listrik pun belum ada, sehingga keramaian pantai ini hanya hingga selepas maghrib. Sayang memang. Tentunya hotel pun sulit membangun di wilayah tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)